Sponsor


AS Roma menang 3-1 atas tuan rumah Inter Milan pada lanjutan pertandingan Liga Serie A Italia di Giuseppe Meazza , Senin (27/2/2017) dinihari WIB. Skor Inter vs Roma ini menjadi panggung pertunjukkan kematangan permainan tim tamu dimana dua dari tiga gol mereka tercipta dengan cara yang indah dari kaki Radja Nainggolan.

Kemenangan ini membawa AS Roma meneruskan usaha mengejar Juventus di puncak klasemen. Klub Ibukota Italia itu mengoleksi 59 poin, terpaut tujuh poin dari sang juara bertahan.

Sementara hasil ini membuat Inter Milan tetap tertahan di peringkat enam klasemen Serie A, dengan 48 poin dari 26 laga, terpaut enam poin dari zona Liga Champions.

Roma langsung menggebrak pertahanan Inter sejak awal. Sebuah kesalahan dari pemain Inter memberikan peluang bagi Salah meski tendangannya dari depan kotak penalti ditepis Handanovic. Menit 12, Radja Nainggolan mencetak gol indah dimana aksinya dari sisi kiri diakhiri dengan sepakan keras nan melengkung ke tiang jauh yang membuat Handanovic sama sekali tak punya kesempatan untuk menepisnya.


Setelahnya, Inter coba untuk memberikan tekanan pada pertahanan Roma. Tapi, Manolas dkk di lini belakang bermain sangat solid untuk mematahkan setiap serangan Inter. Bahkan, nyaris saja gawang Inter bobol untuk kali kedua saat tembakan kaki kiri Dzeko mampu ditepis Handanovic dan bola muntah hampir juga disambar Salah andai tak ada buangan cepat dari D’Ambrosio.

Memasuki babak kedua, Inter segera menekan pertahanan Roma dan ada peluang emas dari Mario dan Brozovic yang sialnya masih saja tak berbuah gol. Menariknya, beberapa menit kemudian sebuah gol berkelas kembali dikemas oleh Radja Nainggolan. Memenangi duel dengan Gagliardini, Nainggolan berlari sendirian ke pertahanan Inter dan dari jarak 25 meter ia melepaskan sepakan keras ke sudut gawang tanpa bisa dicegah sedikit pun oleh Handanovic.

Inter lantas berusaha sebisanya untuk menembus pertahanan Roma. Disana, Icardi juga tidak terlalu banyak mendapatkan pasokan bola sehingga serangan Inter kerap mentok di kaki para pemain Roma. Namun harapan sempat lahir di menit 81 kala Mauro Icardi membelokkan arah tendangan Perisic di tiang jauh dan membawa Inter hanya tertinggal satu gol saja.

Sayangnya dalam situasi seperti itu, Medel membuat satu pelanggaran pada Dzeko di kotak penalti dan memaksa wasit menunjuk titik putih. Dzeko menepati janjinya untuk tidak mengambil tendangan penalti lagi dan membiarkan Diego Perotti yang menjadi algojo. Dengan eksekusi khasnya yang dingin, Perotti sukses memastikan kemenangan Roma di laga kali ini.

Susunan Pemain
Inter: Handanovic; D’Ambrosio, Murillo, Medel; Candreva (Gabriel Barbosa 75), Gagliardini, Kondogbia, Perisic; Brozovic (Eder 54), Icardi, Joao Mario (Banega 80)
Roma: Szczesny; Rudiger, Manolas, Fazio; Bruno Peres (Vermaelen 89), De Rossi (Paredes 84), Strootman, Juan Jesus; Salah (Perotti 70), Nainggolan; Dzeko

Inter Keok di Kandang Sendiri, Dua Gol Keren Nainggolan!


AS Roma menang 3-1 atas tuan rumah Inter Milan pada lanjutan pertandingan Liga Serie A Italia di Giuseppe Meazza , Senin (27/2/2017) dinihari WIB. Skor Inter vs Roma ini menjadi panggung pertunjukkan kematangan permainan tim tamu dimana dua dari tiga gol mereka tercipta dengan cara yang indah dari kaki Radja Nainggolan.

Kemenangan ini membawa AS Roma meneruskan usaha mengejar Juventus di puncak klasemen. Klub Ibukota Italia itu mengoleksi 59 poin, terpaut tujuh poin dari sang juara bertahan.

Sementara hasil ini membuat Inter Milan tetap tertahan di peringkat enam klasemen Serie A, dengan 48 poin dari 26 laga, terpaut enam poin dari zona Liga Champions.

Roma langsung menggebrak pertahanan Inter sejak awal. Sebuah kesalahan dari pemain Inter memberikan peluang bagi Salah meski tendangannya dari depan kotak penalti ditepis Handanovic. Menit 12, Radja Nainggolan mencetak gol indah dimana aksinya dari sisi kiri diakhiri dengan sepakan keras nan melengkung ke tiang jauh yang membuat Handanovic sama sekali tak punya kesempatan untuk menepisnya.


Setelahnya, Inter coba untuk memberikan tekanan pada pertahanan Roma. Tapi, Manolas dkk di lini belakang bermain sangat solid untuk mematahkan setiap serangan Inter. Bahkan, nyaris saja gawang Inter bobol untuk kali kedua saat tembakan kaki kiri Dzeko mampu ditepis Handanovic dan bola muntah hampir juga disambar Salah andai tak ada buangan cepat dari D’Ambrosio.

Memasuki babak kedua, Inter segera menekan pertahanan Roma dan ada peluang emas dari Mario dan Brozovic yang sialnya masih saja tak berbuah gol. Menariknya, beberapa menit kemudian sebuah gol berkelas kembali dikemas oleh Radja Nainggolan. Memenangi duel dengan Gagliardini, Nainggolan berlari sendirian ke pertahanan Inter dan dari jarak 25 meter ia melepaskan sepakan keras ke sudut gawang tanpa bisa dicegah sedikit pun oleh Handanovic.

Inter lantas berusaha sebisanya untuk menembus pertahanan Roma. Disana, Icardi juga tidak terlalu banyak mendapatkan pasokan bola sehingga serangan Inter kerap mentok di kaki para pemain Roma. Namun harapan sempat lahir di menit 81 kala Mauro Icardi membelokkan arah tendangan Perisic di tiang jauh dan membawa Inter hanya tertinggal satu gol saja.

Sayangnya dalam situasi seperti itu, Medel membuat satu pelanggaran pada Dzeko di kotak penalti dan memaksa wasit menunjuk titik putih. Dzeko menepati janjinya untuk tidak mengambil tendangan penalti lagi dan membiarkan Diego Perotti yang menjadi algojo. Dengan eksekusi khasnya yang dingin, Perotti sukses memastikan kemenangan Roma di laga kali ini.

Susunan Pemain
Inter: Handanovic; D’Ambrosio, Murillo, Medel; Candreva (Gabriel Barbosa 75), Gagliardini, Kondogbia, Perisic; Brozovic (Eder 54), Icardi, Joao Mario (Banega 80)
Roma: Szczesny; Rudiger, Manolas, Fazio; Bruno Peres (Vermaelen 89), De Rossi (Paredes 84), Strootman, Juan Jesus; Salah (Perotti 70), Nainggolan; Dzeko

Tidak ada komentar:

Posting Komentar